
Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Bidang Investasi dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan melakukan kunjungan kerja ke PT Tata Metal Lestari di Kawasan Industri Delta Silicon, Lippo Cikarang, Bekasi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kesiapan operasional produksi, yang sekaligus diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan industri baja dalam negeri.
"Kita melakukan kunjungan ke Pabrik PT Tata Metal Lestari, yang sudah menerapkan industri 4.0, ciri-cirinya adalah adanya peralatan yang terhubung dengan sensor-sensor. Di mana input data tidak lagi manual, tapi sudah menggunakan peralatan elektronik," ujar I Gusti, seperti ditulis Sabtu (5/10).
Dengan adanya teknologi informasi yang terintegrasi antar peralatan, hal ini diharapkan bisa membuat produktifitas meningkat. Produk yang dihasilkan juga semakin berkualitas.
"Di era globalisasi sekarang ini persaingan semakin ketat. Permintaan konsumen juga semakin beragam, semuanya harus bisa dipenuhi dengan cepat agar konsumen tidak beralih ke produk lain," jelas I Gusti.
Hasil produksi baja di Indonesia dalam setahun hanya 7 juta ton lokal. Sedangkan kebutuhan per tahun mencapai 13 hingga 14 juta ton total, yang diaplikasikan untuk konstruksi, otomotif, peralatan elektronika, rumah tangga dan lain sebagainya.
"Untuk memenuhi kebutuhan baja, mau tidak mau, harus ada impor baja dari luar negeri," kata I Gusti.
Namun agar tidak berdampak pada industri dalam negeri, I Gusti menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian perdagangan sudah mengeluarkan berbagai aturan dalam rangka pengendalian impor.
"Treading dan spekulasi akan dibatasi. Kemudian, ada pengetatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sifatnya wajib, dan adanya tindakan hukuman, berupa pajak tinggi dengan pola safeguard atau antidumping," jelasnya.
Pabrik PT Tata Metal Lestari merupakan pabrik continuous coating line untuk baja lapis zinc-alumunium dengan merk Nexalume. Rencananya akan beroperasi secara resmi pada 9 Oktober 2019 mendatang.
PT. Tata Metal Lestari memiliki kapasitas produksi sebesar 225 ribu ton per tahun, dengan nilai investasi mencapai Rp 1,5 Triliun. Pabrik ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan konstruksi nasional, khususnya dalam hal ketersediaan bahan baku baja lapis zinc-alumunium di Indonesia.
"Pabrik ini merupakan perluasan usaha Tata Logam Group yang selama 25 tahun sudah berkontribusi mengatapi nusantara sebagai produsen genteng metal dan baja ringan yang teruji," kata Stephanus Koeswandi, Vice President PT. Tata Metal Lestari.
Pabrik PT. Tata Metal Lestari lanjut Stephanus, merupakan bukti bahwa Tata Logam Group sudah berhasil melakukan ekspansi ke industri hulu.
"Awalnya kami sebagai pemain hilir, yakni produsen genteng metal dan baja ringan. Saat ini, sudah meningkat sebagai produsen bahan baku untuk genteng metal dan baja ringan," ujarnya.
Keberhasilan Tata Logam Group ini tidak terlepas dari peran serta dan dukungan dari Kementerian Perindustrian, yang konsisten membina industri dalam negeri terutama di sektor industri baja nasional.
"Hampir semua negara di dunia ini mendambakan memiliki industri baja yang kuat dan tangguh. Karena industri baja adalah ibu segala industri. Kemajuan industri baja pasti memicu penguatan sektor industri lainnya di suatu negara," jelasnya.
Pabrik continuous coating line PT. Tata Metal Lestari dilengkapi dengan mesin yang canggih, modern dan berstandar industri 4.0. Mesin produksi PT Tata Metal Lestari beroperasi secara otomatis, berbasis teknologi DNA (Device, Network, Application).
Teknologi ini menjamin tingkat akurasi, kecepatan dan standar yang konsisten bagi semua produk yang dihasilkannya. Berbeda dengan pabrik sejenis lainnya, mesin PT. Tata Metal Lestari mampu memproduksi hingga ketebalan 2,5 milimeter. [did]
"lokal" - Google Berita
October 05, 2019 at 10:22AM
https://ift.tt/31P2TbD
Dorong Produksi Baja Lokal, Tata Metal Lestari Bangun Pabrik Rp 1,5 T di Cikarang | merdeka.com - merdeka.com
"lokal" - Google Berita
https://ift.tt/2nu5hFK
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Dorong Produksi Baja Lokal, Tata Metal Lestari Bangun Pabrik Rp 1,5 T di Cikarang | merdeka.com - merdeka.com"
Post a Comment